Follower

Senin, 24 Juni 2013

Jalan-Jalan Ke Jakarta Fair 2013 Pas Hari Ultah Jakarta

Bismillahirrahmannirrahim,,,

Asyik sekarang sudah masuk bulan Juni, yaitu bulannya liburan dan juga bertepatan dengan detik-detik  HUT Jakarta kota kita tercinta ini. Banyak sekali acara-acara yang di gelar selama bulan Juni sampai Juli. Contohnya adalah Jakarta Fair, Jakcloth, Bobo Fair, Flona Fair, Jakarta Book Fair (tahun ini sayangnya ga ada jakbook, coz diundur bulan oktober), dan lain-lain. Liburan pertama saya dihabiskan dengan berkunjung ke Jakarta Fair (PRJ) berdua dengan teman seperjuangan.

Ini adalah kali pertama saya ke PRJ, selama hidup bertahun-tahun di Jakarta, hehe, (saya jamin banyak yang nasibnya sama dengan saya). Jadi sebelumnya browsing dulu bagaimana cara ke sana, ada apa di sana, mau ngapain di sana (ini penting karena PRJ luas banget). Ini  adalah detail perjalanan saya ke sana:
Nama Tempat              : Jakarta Fair (PRJ) 2013
Alamat                         : Daerah Kemayoran (maaf ga tau alamat lengkapnya)
Waktu kunjungan         : Sabtu, 22 Juni 2013
Pukul                           : 13.30-!9.00 WIB
Jalur Naik Bis               : Dari Cengkareng naik Busway sampai harmoni nyambung ke lapangan  IRTI   Monas kemudian naik bis gratis ke PRJ di lapangan itu

Saya janjian dengan teman pukul 09.30 di halte busway Harmoni, tapi karena busway teman saya lama (dari Kedoya), jadi molor ketemu di harmoni jam 12 siang (kebayang ga saya nunggunya gimana?). Ohh iya karena hari itu HUT Jakarta, jadi naik buswaynya gratis. Kondisi penumpang tidak terlalu padat, ya tapi ga dapat duduk juga. Kalo mau ke lapangan IRTI Monas, turun buswaynya di Halte Balai Kota. Dari sana tinggal jalan lurus, bis yang ke PRJ sudah menunggu kita dengan setia (jalannya juga setia nunggu sampai penumpang penuh). Bisnya nyaman coz ber ac. Akhirnya sampai juga di pintu Gambir Expo PRJ jam 13.30.

Sebelum masuk harus beli tiket masuk seharga 30 ribu pas weekend (25 ribu weekdays), yang cukup mahal bagi saya. Kalo mau gratis bisa sih, tapi harus jadi lansia dan anggota TNI dulu, hehe. Saya sarankan kesini nya weekend saja coz waktu buka lebih awal yaitu pukul 10 pagi, nah kalo weekday pukul 15.30 WIB (ga bakal cukup tuk keliling PRJ). Pas bayar tiket kita dikasih tiket kayak model ATM dan kupon-kupon produk sponsor.

Ok mulailah saya masuk ke PRJ dan berpetualang di sana. FYI, di sana kalian bisa belanja produk computer, alat rumah tangga, buku ( TB. Gunung Agung), tas, otomotif, sepeda (ini yang bikin mupeng), aneka makanan, fashion, kerajinan tangan, dan lain-lain. Produk-produk itu di display di ribuan stand. Kalo ga mau belanja juga bisa, coz ada wahana permainan anak-anak, panggung music, sewa sepeda dan becak, Korean Lantern dan  danau buatan dengan background replika Candi (spot bagus tuk foto). Itu semua (kecuali danau) harus bayar lagi ya.

Tips saya kalau mau ke sini pakai baju nyaman dan alas kaki nyaman, coz di jamin kaki pada pegel-pegel (level 10) jalan-jalan keliling cari apa yang kita mau, lalu minta peta PRJ di bagian informasi (jaga2 takut kesasar coz luas). Terus dari rumah tentukan produk apa yang mau kita beli di sana, dan cari harga pasaran di internet. Karena ga semua barang di PRJ lebih murah. Menurut pengamatan saya, yang di diskon cukup banyak harganya adalah produk komputer plus asesorisnya, gadget, dan sepeda. Contohnya saya beli meja kayu lipat plus kipas untuk laptop seharga 155 ribu dan teman saya beli power bank merk Advance seharga 170 ribu. Diri ini mupeng pengen sepeda dan camdig yang harganya miring banget, tapi apa daya tunggu tahun depan aja, hehe.

Kalau mau Ishoma. Di tiap hall ada musolla yang cukup bersih walaupun di pojok. Dan banyak tempat makan mulai dari kerak telor sampai merk fastfood terkenal juga ada secara lengkap. Semakin sore PRJ semakin padat, tapi masih nyaman kok. Karena bertepatan dengan HUT Jakarta, maka pas sore ada karnaval di sana. Oke sebenarnya belum puas keliling PRJ, tapi matahari sudah tenggelam waktunya pulang (alesan pegel juga). Akhirnya saya pulang dengan cukup puas, langsung menuju bis ke Monas.

Pas sampai Monas, ternyata jalan Sudirman di tutup coz ada acara “malam muda mudi ala Jokowi”, alhasil saya kembali harus berpegal-pegal jalan menuju Harmoni. Sepanjang jalan kaget, coz banyak banget anak muda yang longmarch menuju monas. Mereka ada yang gerombolan dan juga pasang-pasangan,,ckckck. Semoga acara ini tidak “disalahgunakan” oleh mereka. Alhamdulillah busway yang ke Kalideres tidak terlalu antri dan tidak penuh (ngelirik teman saya coz dia malah antri hehe). Yang penuh (udah kayak pepes teri) justru arah sebaliknya, yang mengangkut penumpang mau ke Monas ngeliat acara muda mudi tadi. Sampai-sampai jembatan penyebrangan harmoni antri tuk dilalui. Sebegitu haus akan hiburan kah warga Jakarta ingin senang-senang. Padahal hari ini juga bertepatan mulai berlakunya kenaikan BBM seharga 6500 per liter. Yang tentunya diikuti kenaikan tarif bis dan harga-harga sembako. Ok semoga Jakarta di umurmu yang 486 tahun semakin barokah dan menjadi kota yang nyaman bagi penduduknya. Sampai berjumpa lagi. Salam Takzim.

Dan kini Foto yang bercerita

Pintu masuk PRJ

Menuju loket tiket
Suasana di Hall A
Aneka permainan di Danau PRJ